Community Groups in Policy Representation and Responsiveness: Jakarta Bay Reclamation Case
Main Article Content
Abstract
The Jakarta Bay reclamation dispute has shifted from a local zoning conflict into a National Strategic Project (Proyek Strategis Nasional/PSN) through the Giant Sea Wall, narrowing opportunities for public participation. This study examines how WALHI, KNTI, and the Save Jakarta Bay Coalition represent public interests and influence government responsiveness within this centralized policy framework. Using a qualitative descriptive approach, the research analyzes policy documents, court rulings, and civil society statements through Robert Putnam's social capital framework. The findings show that these groups have developed strong bonding and bridging social capital through internal solidarity and inter-organizational alliances. However, their linking social capital, reflected in limited vertical access to national elites, remains weak, restricting government responsiveness to symbolic and procedural concessions. The study concludes that strong grassroots social capital does not automatically produce responsive policy when decision-making authority shifts from decentralized to centralized governance.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Alamsyah, Syauyiid, dan Willy Purna Samadhi. “Gerakan Demokrasi Kelompok Marginal: Perlawanan Nelayan Perempuan Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta.” Jurnal Sosial dan Humaniora 82 (2023): 229–42. https://doi.org/10.47313/pjsh.v8i2.2878
Alamsyah, Syauyiid, dan Sri Lestari Wahyuningroem. “Aktualisasi Dimensi Kewargaan Penuh (Full Citizenship) Dalam Gerakan Perlawanan Nelayan Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta Tahun 2016-2020.” Politika: Jurnal Ilmu Politik 16, no. 2 (2025): 159–79. https://doi.org/10.14710/politika.16.2.2025.159-179
Alisha, Sharah. “DINAMIKA POLITIK PENCABUTAN IZIN PEMBANGUNAN PULAU REKLAMASI TELUK JAKARTA.” PhD diss., Universitas Airlangga, 2019. https://repository.unair.ac.id/82209/
Anam, Khairil, Lala M Kolopaking, dan Rilus A Kinseng. “The Effectiveness of Social Media Usage within Social Movement to Reject the Reclamation of the Jakarta Bay, Indonesia.” Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan 8, no. 1 (April 2020): 64–81. https://doi.org/10.22500/8202028955.
ANTARA News Megapolitan. "'Groundbreaking' Giant Sea Wall Dijadwalkan Pada September 2026." ANTARA, 20 Januari 2026. https://megapolitan.antaranews.com/berita/486434/groundbreakinggiant-sea-wall-dijadwalkan-pada-september-2026.
BBC News Indonesia. “Ditolak nelayan, reklamasi Teluk Jakarta ‘jalan terus.’” BBC Indonesia, 14 September 2016. https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/09/160913_indonesia_reklamasi_jakarta_jalanterus.
BBC News Indonesia. “Nelayan dan pegiat desak Belanda hentikan keterlibatan di proyek reklamasi Jakarta.” BBC Indonesia, 23 November 2016. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38074283.
BBC News Indonesia. “Anies Baswedan keluarkan IMB pulau reklamasi pantai utara Jakarta, Walhi sebut langkah itu ‘tak konsisten’ dengan janji kampanye.” BBC News Indonesia, 17 Juni 2019. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-48659589.
BBC News Indonesia. “PTUN cabut izin reklamasi tiga pulau di Teluk Jakarta.” BBC Indonesia, 17 Maret 2017. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-39300056.
Beeson, Mark. "The Coming Of Environmental Authoritarianism." Environmental Politics 19, No. 2 (2010): 276–294. https://doi.org/10.1080/09644010903576918.
BPK RI. “Anies Cabut Izin Pulau Reklamasi, Fahira Idris: Janji Dibayar Lunas.” BPK RI, 12 Oktober 2018. https://jakarta.bpk.go.id/anies-cabut-izin-pulau-reklamasi-fahira-idris-janji-dibayar-lunas/.
CNN Indonesia. "Pramono Umumkan Groundbreaking Giant Sea Wall Dimulai September 2026." CNN Indonesia, 20 Januari 2026. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20260120143208-20-1318893/pramono-umumkan-groundbreaking-giant-sea-wall-dimulai-september-2026.
Darmawan, Ikhsan. “Menggugat (Praktik) Representasi Politik.” Jurnal Politik 2, no. 2 (2017): 6. https://doi.org/10.7454/jp.v2i2.1119
Detik News. “Menko Luhut Cabut Moratorium 17 Pulau Reklamasi di Teluk Jakarta.” Detik News, 6 Oktober 2017. https://news.detik.com/berita/d-3673155/menko-luhut-cabut-moratorium-17-pulau-reklamasi-di-teluk-jakarta.
Hans, Amril. Responsivitas dan Akuntabilitas Organisasi Publik: Teori dan Implementasi. Unhas Press, 2022.
Hukum Online. “Soal Reklamasi Teluk Jakarta, DPR dan Pemerintah Sepakat Distop Sementara.” Hukum Online, 18 April 2016. https://www.hukumonline.com/berita/a/soal-reklamasi-teluk-jakarta--dpr-dan-pemerintah-sepakat-distop-sementara-lt5714abf4490e8/.
Hukum Online.com. “Gugatan Reklamasi, Nelayan Kalahkan Ahok.” Hukum Online.com, 31 Mei 2016. https://www.hukumonline.com/berita/a/gugatan-reklamasi--nelayan-kalahkan-ahok-lt574d8fbdd1f5a/.
Indonesia Corruption Watch. Ini 19 Alasan Tolak Reklamasi Jakarta. . 13 April 2016. https://antikorupsi.org/id/article/ini-19-alasan-tolak-reklamasi-jakarta.
Jubaedah, Edah. “Peran Hubungan Masyarakat Dalam Mewujudkan Transparansi Pemerintahan Daerah.”. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi 4, no. 3 (2007). https://doi.org/10.31113/jia.v4i3.397.
KBR. “Reklamasi, Pemerintah Belanda Ajak Dialog Nelayan Jakarta Pekan Depan.” KBR, 23 November 2016. https://kbr.id/articles/indeks/reklamasi__pemerintah_belanda_ajak_dialog_nelayan_jakarta_pekan_depan#google_vignette.
KIARA. “Kontroversi Proyek Reklamasi, Membara di Teluk Jakarta.” KIARA, 12 April 2016. https://www.kiara.or.id/2016/04/12/kontroversi-proyek-reklamasi-membara-di-teluk-jakarta/.
KOMPAS. “LBH Jakarta: Pencabutan Izin Reklamasi oleh Anies Hanya Gimik Belaka.” KOMPAS, 18 Oktober 2021. https://megapolitan.kompas.com/read/2021/10/18/16252991/lbh-jakarta-pencabutan-izin-reklamasi-oleh-anies-hanya-gimik-belaka.
Kompas. “Perjalanan Panjang Reklamasi Jakarta #ReklamasiJakarta.” Interaktif Kompas. https://interaktif.kompas.id/baca/reklamasijakarta/.
LBH Jakarta. “Hakim PTUN Batalkan Izin Reklamasi Pulau F,I dan K.” LBH Jakarta, 17 Maret 2017. https://bantuanhukum.or.id/hakim-ptun-batalkan-izin-reklamasi-pulau-fi-dan-k/.
LBH Jakarta. “Ratusan Nelayan Tolak Reklamasi Teluk Jakarta.” LBH Jakarta, 12 Maret 2015. https://bantuanhukum.or.id/ratusan-nelayan-tolak-reklamasi-teluk-jakarta/.
LBH Jakarta. “Reklamasi Teluk Jakarta, Proyek Ambisius Penuh Pelanggaran.” LBH Jakarta, 1 April 2016. https://bantuanhukum.or.id/reklamasi-teluk-jakarta-proyek-ambisius-penuh-pelanggaran/.
Paradise, Muhammad Astar. “Peran Wahana Lingkumgan Hidup (Walhi) Jakarta Sebagai Civil Society Organization Dalam Dinamika Reklamasi Teluk Jakarta.” PhD diss., Universitas Nasional, 2024. https://repository.unas.ac.id/id/eprint/10185
Prabowo, Hendro, Mahargyantari P. Dewi, Henny Regina Salve, dan Agung Wahyudi. “Saatnya Mengembangkan (Lagi) Community Based Development di Kawasan Pesisir Indonesia.” Prosiding Temu Ilmiah 9, no. 1 (Desember 2021): K039–48. https://doi.org/10.32315/ti.9.k039.
Puspasari, R., Hartati, S. T., & Anggawangsa, R. F. (2017). Di Teluk Jakarta Impact Analysis of Land Reclamation To Environment. 9(November), 85–94. https://doi.org/10.15578/jkpi.9.2.2017.85-94
Putnam, Robert D., Raffaella Y. Nanetti, dan Robert Leonardi. Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton, NJ, USA: Princeton university press, 1994.
Putri, A., Richardo, B. Y., Zid, M., Setiawan, C., & Seta, A. K. (2025). Transformasi Pesisir Jakarta: Kajian Komprehensif Giant Sea Wall untuk Keberlanjutan Sosial, Ekonomi, dan Ekologis. Jurnal Syntax Admiration, 6(1), 115–127. https://doi.org/10.46799/jsa.v6i1.2016
Ramadhan, Muhammad Faadhil Lathif, dan Urip Rahmani. “Pengaruh Reklamasi Terhadap Hasil Tangkapan Nelayan Di Daerah Kamal Muara Jakarta Utara the Influence of Reclamation of the Results of Fish Catch in the Kamal Muara North Jakarta.” Jurnal Ilmiah Satya Minabahari2 5, no. 1 (2019): 40–49. http://perikanan.usni.ac.id.
Reynaldi, Rhoma DY, dan Humeira Bintan. “Praktik Jurnalisme Lingkungan di Media Daring: Analisis Isi Isu Reklamasi Teluk Jakarta di Media Kompas. com.” Jurnal Studi Jurnalistik 3, no. 2 (2021): 21–39. http://doi.org/10.15408/jsj.v3i2.22984
Rizqiah, Liza, dan Atika Puspita Marzaman. “Analisis Dampak Reklamasi Teluk Jakarta Terhadap Perikanan Dan Keragaman Sumber Daya Laut.” Jurnal Multidisipliner Kapalamada 2, no. 04 (Desember 2023): 247–53. https://doi.org/10.62668/kapalamada.v2i04.890.
Royandi, Eva, dan Ricardus Keiya. “Kontestasi Aktor Dalam Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Di Wilayah Pembangunan Reklamasi Teluk Jakarta.” TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial 2, no. 1 (Februari 2019): 77–98. https://doi.org/10.15575/jt.v2i1.3619.
Santo. “Partisipasi Masyarakat dalam Proses Pembuatan Kebijakan Publik.” Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Medan Area. , 18 Juni 2024. https://pemerintahan.uma.ac.id/2024/06/partisipasi-masyarakat-dalam-proses-pembuatan-kebijakan-publik/.
Schlosberg, David, dan Lisette B. Collins. "From Environmental To Climate Justice: Climate Change And The Discourse Of Environmental Justice." WIREs Climate Change 5, No. 3 (2014): 359–374. https://doi.org/10.1002/wcc.275.
Sisk, Timothy D., Julie Ballington, Arif Subiyanto, dan Sarah Maxim. “Demokrasi di tingkat lokal: buku panduan International IDEA mengenai keterlibatan, keterwakilan, pengelolaan konflik, dan kepemerintahan. .” International IDEA, 2002.
Surtiari, G. A. K., Dalimunthe, S. A., Sasaki, D., Maekawa, M., Yossa, N., Permana, Y. S., Afriansyah, A., Ningrum, V., Vibriyanti, D., Seftiani, S., Jibiki, Y., Hara, Y., & Nawawi. (2025). Social and Political Roots of Loss and Damage: A Study of Vulnerable Coastal Communities in Greater Jakarta. Journal of Disaster Research, 20(5), 710–725. https://doi.org/10.20965/JDR.2025.P0710
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. 2 ed. Bandung: Alfabeta, 2023.
Szreter, Simon, dan Michael Woolcock. "Health By Association? Social Capital, Social Theory, And The Political Economy Of Public Health." International Journal Of Epidemiology 33, No. 4 (2004): 650– 667. https://doi.org/10.1093/ije/dyh013.
Tikkyrino Kurniawan, Agus Heri Purnomo, Alan Ray Farandy, & Apriliani, T. (2024). Revisiting the climate change adaptation strategy of Jakarta’s coastal communities. Science Direct, 253. https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2024.107112
Wahyudiono. Representasi Politik dan Saluran Aspirasi Masyarakat dalam Kebijakan Daerah. Pustaka Akademik., 2025.
WALHI. “Kesimpulan Gugatan Reklamasi Pulau F, I dan K: Gubernur dan Pengembang Melanggar Hukum dan Peraturan Perundang-Undangan yang Berlaku!” WALHI, 6 Maret 2017. https://www.walhi.or.id/kesimpulan-gugatan-reklamasi-pulau-f-dan-k-gubernur-dan-pengembang-melanggar-hukum-dan-peraturan-perundang-undangan-yang-berlaku.
WALHI. "Tanggul Laut Raksasa, Solusi Palsu Krisis Iklim Serta Percepat Kebangkrutan Ekologis Daratan Dan Perairan Pulau Jawa." WALHI, 2026. https://www.walhi.or.id/tanggul-laut-raksasa-solusi-palsukrisis-iklim-serta-percepat-kebangkrutan-ekologis-daratan-dan-perairan-pulau-jawa.
YLBHI. “Reklamasi Teluk Jakarta Melanggar HAM.” YLBHI, 20 April 2016. https://ylbhi.or.id/informasi/siaran-pers/reklamasi-teluk-jakarta-melanggar-ham/.
Zamil, Yusuf Saepul, Yulinda Adharani, dan Siti Sarah Afifah. “Pembangunan Pulau Hasil Reklamasi Teluk Jakarta dalam Perspektif Pembaruan Agraria.” Jurnal Bina Mulia Hukum 4, no. 2 (2020): 255–75. https://jurnal.fh.unpad.ac.id/index.php/jbmh/article/view/84.