An Analysis of Judicial Reasoning as a Form of Breaking and Legal Discovery for Ecological Justice

Main Article Content

Muhammad Rizky Aditiya
Ikomatussuniah
Ahmad Rayhan

Abstract

Post-Job Creation Law, environmental approvals are trapped in rigid administrative formalism, ignoring geological vulnerability. This article aims to examine judicial reasoning in Decision No. 59/G/LH/2023/PTUN.JKT as rule-breaking and rechtsvinding for ecological justice. This empirical legal research employs statutory, conceptual, and sociological approaches, utilizing data derived from qualitative interviews and literature reviews. The findings demonstrate that judges performed rule-breaking by deliberately bypassing formal administrative compliance to prioritize public safety. Furthermore, rechtsvinding was successfully implemented through the dominus litis principle when comprehensively examining complex scientific evidence. Ultimately, this corrective ruling perfectly actualizes the Progressive Legal Theory and the Legal Development Theory, asserting unequivocally that corporate investment execution must strictly submit to the absolute ecological threshold boundaries. Therefore, administrative procedures cannot justify ecologically destructive actions; substantive environmental protection must remain the paramount judicial objective to guarantee intergenerational sustainability across modern Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Aditiya, Muhammad Rizky, et al. “An Analysis of Judicial Reasoning As a Form of Breaking and Legal Discovery for Ecological Justice”. Siyasah Dusturiyah: State Law Review, vol. 2, no. 1, June 2026, pp. 38-53, https://doi.org/10.65101/fe9gcp07.

References

Al Amri, Fauzi Hadi. “Izin Lingkungan Dalam Kegiatan Usaha Pasca Penetapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.” Bina Hukum Lingkungan 6, no. 3 (Juni 2022): 440-467. https://www.bhl-jurnal.or.id/index.php/bhl/article/view/226.

Ali, Zainuddin. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2014.

Amania, Nila. “Problematika Undang-Undang Cipta Kerja Sektor Lingkungan Hidup.” Syariati 6, no. 02 (November 2020): 210-225. https://doi.org/10.32699/syariati.v6i02.1545.

Andini, Desita, dan Risno Mina. “Instrumen Administrasi Dalam Penegakan Hukum Atas Pelaksanaan Izin Lingkungan.” Jurnal Yustisiabel 4, no. 2 (Oktober 2020): 128-139. https://doi.org/10.32529/yustisiabel.v4i2.732.

Ansori, Lutfil. “Reformasi Penegakan Hukum Perspektif Hukum Progresif.” Jurnal Yuridis 4, no. 2 (2017): 148-163. https://doi.org/10.35586/.v4i2.244.

Aprilia, Indah Siti, dkk. “Penerapan Hukum Lingkungan Dalam Rangka Menjaga Lingkungan Hidup Masyarakat: Studi Kasus PT. Kayan Putra Utama Coal.” Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora 4, no. 3 (2024): 420-435. https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/humaniora/article/view/1005.

Aulia, M. Zulfa. “Hukum Pembangunan dari Mochtar Kusuma-atmadja: Mengarahkan Pembangunan atau Mengabdi pada Pembangunan?.” Undang: Jurnal Hukum 1, no. 2 (2018): 340-365. https://doi.org/10.22437/ujh.1.2.363-392.

———. “Hukum Progresif dari Satjipto Rahardjo: Riwayat, Urgensi, dan Relevansi.” Undang: Jurnal Hukum 1, no. 1 (2018): 159-185. https://doi.org/10.22437/ujh.1.1.159-185.

Baihaki, M. Reza. “Persetujuan Lingkungan sebagai Objectum Litis Hak Tanggung Gugat di Peradilan Tata Usaha Negara.” Majalah Hukum Nasional 51, no. 1 (2021): 1-15. https://doi.org/10.33331/mhn.v51i1.137.

Basah, Sjachran. Hukum Administrasi Negara. Bandung: Alumni, 1992.

———. Perlindungan Hukum atas Sikap Tindak Administrasi Negara. Bandung: Alumni, 1992.

———. Pencabutan Izin Salah Satu Sanksi Hukum Administrasi. Jakarta: Sinar Grafika, 1995.

Basuki, Sulistyo. Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya Sastra, 2006.

Benuf, Kornelius, Abram Robert Aritonang, dan Supriardoyo Simanjuntak. “Kebijakan Penghapusan Izin Lingkungan dalam RUU Cipta Kerja dan Dampaknya terhadap Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia.” Jurnal Hukum & Pembangunan 51, no. 1 (2021): 21-45. https://doi.org/10.21143/jhp.vol51.no1.3091.

Fadillah, Nor. “Tinjauan Teori Hukum Pembangunan Mochtar Kusumaatmadja dalam Undang-Undang Ibu Kota Negara (IKN).” Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum 11, no. 1 (2022): 45-65. https://doi.org/10.14421/sh.v11i1.2559.

Farida, Any. “Teori Hukum Pancasila sebagai Sintesa Konvergensi Teori-Teori Hukum di Indonesia.” Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional 5, no. 3 (2016): 142-152. http://dx.doi.org/10.24843/JMHU.2020.v09.i01.p10.

Hadjon, Philipus M. Perlindungan Hukum bagi Rakyat Indonesia: Sebuah Studi tentang Prinsip-prinsipnya, Penanganannya oleh Pengadilan dalam Lingkungan Peradilan Umum dan Pembentukan Peradilan Administrasi Negara. Surabaya: Bina Ilmu, 1987.

———. dkk. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2002.

Hamdani, Fathul, Ana Fauzia, dan Deny Noer Wahid. “Pembangunan Sistem Pelayanan Publik melalui Penyederhanaan Instrumen Perizinan: Kajian Pasca Pengesahan Perppu Cipta Kerja sebagai Undang-Undang.” National Multidisciplinary Sciences 2, no. 4 (2023): 365-374. https://doi.org/10.32528/nms.v2i4.317.

Harjiyatni, Francisca Romana. “Memperjuangkan Keadilan Lingkungan Melalui Peradilan Tata Usaha Negara (Studi Putusan Nomor 30/G/LH/2017/PTUN.MKS).” Jurnal Hukum dan Peradilan 7, no. 1 (2018): 159-174. http://dx.doi.org/10.25216/JHP.7.1.2018.127-146.

Ibrahim, Johnny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 2013.

Imamulhadi. “Perkembangan Prinsip Strict Liability dan Precautionary dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup di Pengadilan.” Mimbar Hukum 25, no. 3 (Oktober 2013): 429. https://doi.org/10.22146/jmh.16070.

Jufri, Nurnashriady, dkk. “Penegakan Hukum dalam Tata Kelola Pertambangan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan.” Halu Oleo Legal Research 5, no. 1 (April 2023): 66. https://doi.org/10.33772/holresch.v5i1.220.

Kennedy, Richard. “Diskursus Hukum Progresif dalam Penegakan dan Pembaharuan Hukum Lingkungan.” PERSPEKTIF 26, no. 3 (2021): 198-209. https://doi.org/10.30742/perspektif.v26i3.806.

Kornelius, Yusuf. “Urgensi Pencabutan Perizinan Kegiatan Tambang Pasir Laut Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup Masyarakat Pesisir.” Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora 1, no. 2 (April 2024): 82-96. https://doi.org/10.62383/humif.v1i2.108.

Kriswanto. “Harmonisasi Hukum di Indonesia dalam Perspektif Teori Hukum Pembangunan.” Istinbath: Jurnal Hukum 19, no. 1 (2022): 37-57. https://doi.org/10.32332/istinbath.v19i02.4763.

Kusumaatmadja, Mochtar. Hukum, Masyarakat dan Pembinaan Hukum Nasional. Bandung: Binacipta, 1976.

———. Konsep-Konsep Hukum Dalam Pembangunan. Bandung: Alumni, 2011.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Prenada Media, 2017.

Masyitoh, Andriyani. “Judicial Activism oleh Hakim Peradilan Tata Usaha Negara dalam Penyelesaian Sengketa Lingkungan Hidup.” Ringkasan Disertasi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 2023.

Maulana, Rifqy dan Jamhir. “Konsep Hukum Perizinan dan Pembangunan.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bidang Hukum Tata Negara 2, no. 1 (2018): 90-115. https://doi.org/10.22373/justisia.v3i1.5088.

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya, 1989.

Muhammad, Abdulkadir. Hukum dan Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2004.

Nawawi, Hadari. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1993.

Novela, Dea Amalia, Sadino, dan Aris Machmud. “Perizinan Lingkungan Sebagai Upaya Mengendalikan Pencemaran Akibat Industrial Waste Sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.” As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 6, no. 3 (2024): 1884. https://doi.org/10.47467/as.v6i3.5513.

Nugroho, Wahyu dan Agus Surono. “Rekonstruksi Hukum Pembangunan dalam Kebijakan Pengaturan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam.” Jurnal Hukum & Pembangunan 44, no. 1 (2014): 77-110. https://doi.org/10.38011/jhli.v4i2.62.

Nugroho, Wahyu. “Pembaruan Teori Hukum Pembangunan ke dalam Penyusunan Undang-Undang Lingkungan Hidup Pasca Reformasi.” Bina Hukum Lingkungan 1, no. 2 (April 2017): 2. https://www.bhl-jurnal.or.id/index.php/bhl/article/view/32.

Nur, Muhammad Ilham, Natasha Fraiskam, Renti Friska Pangaribuan, dan Edo Clarita Samad. “Persetujuan Lingkungan Dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dan Dampak Dari UU Ciptaker Bagi Lingkungan.” Jurnal Syntax Admiration 2, no. 12 (Desember 2021): 2352-2366. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i12.362.

Nursadi, Harsanto. “Sengketa Lingkungan dan Peran Peradilan Tata Usaha Negara: Analisis Putusan dan Tantangan Pembuktian.” Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia 5, no. 1 (2018): 1-30. https://doi.org/10.38011/jhli.v5i1.56.

Nuryadi, H. Deni. “Teori Hukum Progresif dan Penerapannya di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Hukum: Kajian Ilmiah Hukum 1, no. 2 (2016): 395-408. https://doi.org/10.35706/dejure.v1i2.515.

Pratiwi, Bella Anastasia. “Pelaksanaan Precautionary Principle Dalam Menterjemahkan Pembangunan Berkelanjutan Analisis Kritis Putusan Kasus Perdata Mandalawangi Garut dan Kalista Alam Meulaboh Aceh.” UNES Law Review 6, no. 3 (Maret 2024): 9595. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3.1907.

Prihardiati, RR. Lyia Aina. “Teori Hukum Pembangunan antara Das Sein dan Das Sollen.” Hermeneutika 5, no. 1 (Februari 2021): 85-97. http://dx.doi.org/10.33603/hermeneutika.v5i1.4898.

Priyatna, Maret. “Penerapan Konsep Konstitusi Hijau (Green Constitution) di Indonesia sebagai Tanggung Jawab Negara dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.” Jurnal Konstitusi 7, no. 4 (2010): 122. https://doi.org/10.31078/jk746.

Purwendah, Elly Kristiani. “Perlindungan Lingkungan Dalam Perspektif Prinsip Kehati-hatian (Precautionary Principle).” Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1, no. 2 (Oktober 2019): 83. https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v1i2.49.

Rachman, Cipta Indralestari dan Endra Wijaya. “Persetujuan Lingkungan dalam Perspektif Hukum Administrasi Negara.” Jurnal Legal Reasoning 6, no. 1 (Desember 2023): 42-68. https://doi.org/10.35814/jlr.v6i1.3120.

Rafiqi, Ilham Dwi. “Pembaruan Politik Hukum Pembentukan Perundang-Undangan di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam Perspektif Hukum Progresif.” Bina Hukum Lingkungan 5, no. 2 (2021): 319-339. https://www.bhl-jurnal.or.id/index.php/bhl/article/view/155.

Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2000.

———. “Hukum Progresif: Hukum yang Membebaskan.” Jurnal Hukum Progresif 1, no. 1 (2005): 1-24. https://doi.org/10.14710/hp.1.1.

———. Hukum dalam Jagat Ketertiban. Jakarta: UKI Press, 2006.

———. Membedah Hukum Progresif. Jakarta: Kompas, 2006.

Ridwan HR. Hukum Administrasi Negara. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2016.

Rokhim, Abdul. “Degradasi Norma 'Strict Liability' Dalam Penegakan Hukum Lingkungan.” Yurisprud 5, no. 2 (Juni 2022): 178-195. https://doi.org/10.33474/yur.v5i2.14627.

Sayuti. “Arah Kebijakan Pembentukan Hukum Kedepan (Pendekatan Teori Hukum Pembangunan, Teori Hukum Progresif, dan Teori Hukum Integratif).” Al-Risalah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam 13, no. 2 (2013): 1-22. https://doi.org/10.30631/alrisalah.v13i02.407.

Setiadi, Wicipto. “Pembangunan Hukum Dalam Rangka Peningkatan Supremasi Hukum.” Jurnal Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional 1, no. 1 (2012): 1-15. http://dx.doi.org/10.33331/rechtsvinding.v1i1.9.

Setiarma, Anjar. “Disrupsi Teknologi Hukum Terhadap Jasa Advokat Dalam Pandangan Hukum Pembangunan Mochtar Kusumaatmadja.” Reformasi Hukum 27, no. 2 (2023): 80-88. https://doi.org/10.46257/jrh.v27i2.622.

Setyawan, Vincentius Patria. “Penemuan Hukum oleh Hakim dalam Perspektif Hukum Progresif.” Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum 14, no. 1 (2025): 120-135. https://doi.org/10.34304/jf.v14i1.346.

Shah, Saifullah Fakhreza, Alvi Syahrin, dan Sutiartono. “Eksistensi Prinsip In Dubio Pro Natura dalam Penegakan Hukum terhadap Pelaku Pencemaran Lingkungan Hidup.” JIHHP: Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik 5, no. 6 (2025). https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i6.

Simbala, Yumi, Djefry Welly Lumintang, dan Vecky Gosal. “Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat di Wilayah Pertambangan Dalam Penyelesaian Sengketa Pengelolaan Lingkungan Hidup.” Jurnal Hukum to-ra 10, no. 2 (2024): 329. https://doi.org/10.55809/tora.v10i2.368.

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.

Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI-Press, 2010.

Sukananda, Satria. “Pendekatan Teori Hukum Progresif dalam Menjawab Permasalahan Kesejangan Hukum (Legal Gaps) di Indonesia.” Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 1, no. 2 (2018): 136-158. https://doi.org/10.30595/jhes.v1i2.3924.

Suteki dan Galang Taufani. Metode Penelitian Hukum (Filsafat, Teori dan Praktik). Depok: PT Raja Grafindo Persada, 2018.

Suteki. Hukum dan Masyarakat. Yogyakarta: Thafa Media, 2021.

Taurisanto, Aditya Yudi. “Judicial Activism Dalam Penegakan Hukum Perdata Lingkungan Hidup.” Proceeding Legal Symposium 4, no. 1 (2026): 242-251. https://doi.org/10.18196/pls.v4i1.223.

Wahyudi, Setiyono (ed). Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 2013.

Warasih, Esmi. Pranata Hukum: Sebuah Telaah Sosiologis. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2005.

Yulinda Adharani dan R. Adi Nurzaman. “Fungsi Perizinan Dalam Pengendalian Pemanfaatan Ruang di Kawasan Bandung Utara Dalam Kerangka Pembangunan Berkelanjutan.” Bina Hukum Lingkungan 2, no. 1 (2017): 1-13. https://doi.org/10.24970/jbhl.v2n1.1.